Minggu, 16 Juli 2017

Segera Investasi Rumah Atau Tanah Bila Kamu Belum Menikah!!





Untuk kaula muda, khususnya bagi kamu yang belum menikah atau belum memiliki rencana menikah mungkin pernah atau sedang menerapkan pola pikir, hidup suka – suka, mumpung belum menikah, mumpung belum memiliki tnggungan. Fenomena seperti ini cukup lekat dengan kalangan muda. Lupa akan hidup yang tidak selamanya berada di atas. Inilah alasan mengapa kesadaran sejak dini untuk mengatur keuangan sangat diperlukan untuk masa depan. Terlebih bila statusmu masih melajang.

Bila peduli dengan kehidupan masa depan, pemuda/pemudi lajang pasti tidak akan menghambur – hamburkan uang begitu saja. Selain memikirkan tabungan, tipe kaula muda seperti ini akan mempertimbangkan untuk berinvestasi. Konteks investasi disini investasi yang terkait dengan uang.

Investasi bisa dilakukan mulai dari barang berharga hingga tanah properti. Tinggal pilih dan sesuaikan dengan target keuangan yang akan dicapai. Dari sekian banyak pilihan investasi, yang paling disarankan ialah investasi rumah atau tanah, simple saja, hal ini karena baik rumah murah di Jakarta ataupun tanah merupakan investasi jangka panjang. Berikut rincian jelasnya.

Nilai jual terus naik
Sudah dapat dipastikan bila investas dalam bentuk properti tidak akan mengalami kerugian. Perkembangan properti yang terus mengalami perbaikan, membuat nilai jual properti terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Tidak ada istilah bekas
Rumah bekas memang ada, namun hal ini tidak bisa disamakan dengan barang bekas lainnya. bila barang bekas lain akan mengalami penurtunan harga drastis ketika dijual kembali rumah murah di Jakarta yang dijadikan sebagai investasi justru akan mengalami kenaikan hanya dengan waktu beberapa tahun ke depan saja. Umumnya rumah akan mengalami kenaikan harga 10 % hingga 30 % pasa setiap tahunnya. Pada kondisi tertentu bahkan bisa saja mencapai 100 %.

Bebas jual kapan pun
Kamu memiliki hak sepenuhnya akan properti yang kamu miliki. Kamubebas menentukan apa yang akan kamu lakukan dengan properti tersebut. Apakah akan dijual dua tahun mendatang ataukah sepuluh tahun mendatang. Tidak aka nada masalah selama properti tersebut dalam kondisi yang masih layak jual.

Ukuran kekayaan
Memiliki properti baik itu tanah atau pun eumah sama saja dengan memiliki asset berharga. Penguasaan terhadap rumah dan tanah terkadang dijadikan sebagai tolak ukur kekayaan seseirang. Dan ukuran kekayaan ini sangat nyata.

Dapatkan penghasilan mesipun tidak dijual
Hal ini yang paling bisa kamu nikmati hasilnya yang paling nyata dalam waktu dekat. Jenis investasi ini bisa menambah penghasilanmu. Setidaknya kamu memiliki passive income. Kamu bisa menyewakan lahan tanah atau rumah yang kamu beli.

Sebelum melakukan investasi pastikan pengetahuan dan wawasan akan investasi yang kamu pilih telah dikuasai. Karena bila kamu tidak paham akan seluk beluknya tidak menutup kemungkinan kamu akan ditipu penjual atau developer. Kamu tentu paham betul akan kondisi kriminalitas saat ini. Banyak orang yang menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan keuntungan besar atau uang besar. Waspada dan selalu teliti, baca setiap ketentuan hingga perjanjian yang akan kamu tanda tangani. Pastikan semua proses trnsaksi yang dilalui dijalankan dengan legal dan sah dimata hukum. Dengan begitu kamu akan tenang dan tidak menghadapi sebuah masalah atau resiko tertentu di kemudian hari.

Tanah
Secara Teori, membeli tanah memang akan lebih murah dengan nilai jualnya yang lebih ringan dari rumah murah di Jakarta. Misalnya tanh kvli ri pinggiran kota yang hanya berkisar Rp. 7.000.000 per meter persegi. Nila sudah memiliki bangunan diatasnya bisa mencapai Rp. 12.000.000 pe meter persegi. Selain lebih murah, biaya untuk perawatan pun tidak perlu kamu keluarkan, kmau cukup membayar PBB saja setuiap tahunnya, kamu juga bisa membangun rumah yang kamu inginkan suatu hari nanti. Bila begitu kamu harus bersiap untuk mengumpulkan uang kembali agar dapat segera membangun rumah diatasnya.

Rumah
Modal yang dikeluarkan untuk membeli rumah memang lebih besar dari tanah. Namun kamu bisa mengatasinya dengan sistem pembayaran KPR. Bahkan ada rumah subsidi bagi kamu kaum laya yang memiliki penghasilan rendah.  Dengan begitu membeli rumah sendiri akan jauh lebih ringan. Hanya cukup dengan uang muka 5 % dan bunga flat 5% kmu sudah dapat memiliki hunian pribadi. Disamping itu bila rumah yang kamu beli tidak langsung kamu tempati. Kamu bisa menyewkan rumah tersebut untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Akan lebih menyenangkan ketika berinvestasi selalu menguntungkan baik itu ketika sebelum dijual ataupun ketika dijual.

Baik rumah murah di Jakarta ataupun tanah sama – sama memiliki keuntungan. Hanya perlu kamu sesuaikan saja dengan kebutuhan dan kondisi finansialmu. Bila ingin membangun rumah sendiri di kemudian hari maka tanah pilihan yang tepat, kalau suka yang lebih praktis, kamu bisa memilih rumah yang siap untuk dihuni.

0 komentar:

Posting Komentar